makna rahasia dalam kalimat الحمد لله
Minggu, 16 Agustus 2020
Tulis Komentar
Kalau kita melihat susunan kalimat dalam lafadz الحمد لله itu di terkib munbtada' dan khobar. Yang menjadi munbtada' lafadz الحمد dan yang menjadi khabar adalah lafadz لله
Dalilnya sebagai berikut:
المبتدى اسم رفعه مؤبد # عن كل لفظ عامل مجرد
والخبر اسم ذو ارتفاع ٱسند # مطابقا في لفظه المبتدى
Kemudian mari kita kaji dari lafadz الحمد memandang pada أل yang ada padanya. Itu أل yg berfaedah للإستغراق , yang artinya adalah, di dalamأل itu sendiri menyimpan makna كل, berarti arti lafadz الحمد adalah; segala puji.
Kemudian mari kita kaji lafadz selanjutnya yaitu لله , dan lafadz itu menjadi khobar dalam ilmu nahwu nya, dan yang harus di titik tekankan adalah lafadz لله itu berbentuk جير مجرور jer majrur, yang mana di saat yang menjadi khobar itu berbentuk jer majrur maka harus menyimpan makna إستقر. Yang artinya adalah tetep. Dengan dalil:
وأخبروا بظرف أو بحرف جر#ناوين معنى كائن أو استقر
Berarti arti lafadz الحمدلله adalah: HAKIKAT SEGALA PUJI ITU TETAP MILIK ALLAH.
Maka dari itu kalau kita mau merenungkan sejenak, tentu kita semua sangat tidak pantas menerima pujian dari siapapun, karena segala puji hakikatnya itu tetap milik Allah, bukan untuk kita.
Dalam kitab Al Hikam di jelaskan:
Di saat kamu mendapatkan pujian dari orang lain, maka yang perlu kamu ketahui adalah, di saat itu pula Allah menutup aib yg ada pada dirimu kekurangan yang ada pada dirimu, seandainya Allah membuka nya, maka tak ada satupun yang mau memujimu, untuk itu segala pujian dari orang lain kepada kita selayaknya kita kembalikan lagi pada Allah SWT. Karena hakikat segala puji itu tetap milik Allah.
والله أعلم بالصواب
Belum ada Komentar untuk "makna rahasia dalam kalimat الحمد لله"
Posting Komentar